Tampilkan postingan dengan label Jenis Merpati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Merpati. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 November 2010

Membedakan Merpati Jantan dan Betina

 Pada pemeliharaan burung merpati identifikasi jenis kelamin (sexing) dapat dilakukan setelah anak merpati berumur 23-24 hari, dengan melihat bentuk kloakanya. Jika ditiup bagian kloakanya, jantan biasanya berbentuk monyong sedangkan betina melebar dengan bibir kloaka besar. Identifikasi jenis kelamin juga dapat dilihat dari capit udang (Bagian anus burung). Kalau jantan, Capit udangnya lebih sempit atau rapat. Sedangkan betina, Capit udangnya agak longgar.


Selain itu, identifikasi jenis kelamin dapat juga dilihat melalui permukaan kepala, tulang kaki, leher dan jari kaki. Pada merpati jantan permukaan kepalanya kasar dan terlihat lebih maskulin, tulang kakinya kuat, lehernya besar dan cenderung kaku dan jari kakinya cenderung panjang. Sedangkan pada burung merpati betina permukaan kepalanya rata dan terlihat halus, tulang kakinya lebih ramping dan lehernya lebih kecil dan lemas dan tidak kaku serta jari kaki cenderung pendek.

 Bisa juga dilakukan dengan cara memegang badan merpati dgn benar, posisikan badan horizontal, lalu luruskan leher merpati scr vertikal, bila bentuk leher dari kepala sampe badan sama sama besar, dipastikan jenis merpati jantan. Bila bentuk leher merpati agak menyempit ditengah , adalah merpati betina. Warna bulu leher merpati jantan lebih berkilau dibanding merpati betina, yg agak sulit adalah membedakan jantan/betina untuk jenis merpati pos, tapi warna bulu leher masih bisa digunakan untuk pembeda.

 Source (Original post By Harris dan juga dari sumber web/blog yg lain)
Read more »

Selasa, 09 November 2010

Merpati Tinggi

Ciri-ciri :
Badan nya kalau dipegang empuk dan ringan. Burung seperti ini ada jaminan akan terbang tinggi.

Bagian pangkal sayap tebal dan kekar.

Bentuk badan, kalau pernah lihat jantung pisang, bentuk seperti itulah yang bagus. Kebanyakan dengan bentuk ini jarang ngajepat (ngolembar istilah sundanya). Dengan postur ini biasanya akan turun sangat kencang.

Mata tidak terlihat bercak dibagian dalam lingkaran hitamnya atau melebar seperti air tumpah. Perhatikan bahwa mata ini salah satu faktor yang harus diperhatikan saat memilih merpati.

Kaki kering pecah-pecah dan saat di pegang jari-jari nya seperti mengepal.

Paruh kecil panjang dan terdapat garis hitam sedikit (garis hitam sedikit bukan ukuran merpati baik)

Tulang dada lebar, keras, lurus dan agak pendek.

Dahi jenong, jika dilihat dari depan bentuk kepalanya pipih.

Bulu sayap lebar hampir berbentuk kotak dengan ujung runcing, kering dan kalau dibuka sayapnya tidak ada celah.

Supit udang keras dan agak renggang. Terlalu rapat adalah salah satu penyebab merpati tinggian ngolembar/ngajepat.

Bulu ekor nya menekan kebawah saat burung dipegang dengan posisi seperti akan ditegakan ini salah satu tanda burung tinggi yang baik.

Beberapa tips dan cara perawatan burung merpati tinggian atau burung kolongan yang baik dan maksimal.

1.Suplemen makanan yang baik dan terjamin.
2.Memandikan burung tiap hari dengan rutin.
3.Dengan rutin menjemur burung setiap pagi secukupnya.
4.Kandang harus selalu bersih supaya bebas dari penyakit.
5.Pada waktu burung keket atau keplek dilatih rutin.
6.Pemberian Doping ( jamu ) juga di perlukan 
 Jamu

Source
Read more »

Sabtu, 06 November 2010

Mengenal Burung Merpati Balap

Mungkin di saat kita masih kecil sering bermain burung merpati. Burung yang disebut juga dikenal dengan nama burung dara ini mempunyai berbagai macam jenis, antara lain merpati hias, merpati pos, merpati balap dan merpati pedaging.

Burung merpati balap merupakan jenis burung merpati yang diperuntukkan untuk kepentingan lomba balap menjelajah angkasa. Jenis burung merpati ini merupakan raja udara. Adapun berat tubuh dari jenis burung merpati balap yaitu sekitar 300 - 475 gram. Tulang sayapnya sangat kuat dan pada ujung tampak lentur.

Bulu burung merpati balap tertancap kuat, tidak mudah rontok dan tangkainya sangat kaku. Kepakan sayapnya sangat kuat. Ada beberapa macam warna bulu pada burung merpati balap ini, yaitu : bulu coklat kehitam-hitaman, hitam kecoklat-coklatan, coklat kemerah-merahan atau merah kecoklat-coklatan.

Warna bulunya mengkilap dan tampak licin seperti berminyak. Sedangkan kaki burung merpati balap ini agak pendek, namun tampak kokoh dan kekar.

Pada mulanya, burung merpati balap berasal dari jenis burung merpati biasa atau burung merpati lokal yang memiliki tugas sebagai merpati pos. Namun burung merpati balap yang dikembangbiakkan sekarang ini merupakan keturunan jenis merpati karang.

Dinamakan merpati karang karena habitan jenis burung merpati ini lebih menyukai hidup di batu-batu karang atau di pulau-pulau karang. Di lingkungan perkotaan atau perkampungan, jenis burung merpati ini lebih suka bertengger di atap-atap gedung atau rumah daripada di ranting pepohonan.

Postur tubuh burung merpati balap mengesankan bahwa burung merpati tersebut mampu menjadi penerbang handal. Hal ini tampak dari postur tubuh yang tidak terlalu bongsor, sayap kuat, dan kepakannya berakselerasi tinggi. Gaya terbangnya yang meliuk-liuk di udara sangat mempesona.

Ciri khas yang tidak tampak, yaitu burung merpati ini memiliki pundi-pundi udara yang agak besar sehingga mampu menyimpan cadangan oksigen yang banyak. Hal ini menyebabkan burung merpati ini mampu melakukan tugas terbang jauh dengan kecepatan tinggi dan tidak akan kekurangan oksigen.

Kondisi ini juga sangat membantu kerja paru-paru dan mampu mengontrol keadaan suhu tubuh saat terbang. Dalam perkembangannya, jenis burung merpati lokal atau merpati biasa yang juga sebagai merpati pos agak ditinggalkan. Penggemar merpati balap pun beralih ke burung merpati dari luar.

Di antaranya Carrier Pigeon dari Timur Tengah dan Modern Racing Hamer dari Belgia. Namun karena kedua jenis burung merpati ini memiliki kelemahan, yang satu hanya mampu terbang sejauh 200 kilometer dan yang satunya tidak memiliki gaya menukik yang bagus, maka para penangkar burung merpati balap berupaya mengembangbiakkan persilangan antara burung merpati impor dengan burung merpati lokal yang memiliki keunggulan-keunggulan lain.

Adapun keunggulan yang dimiliki burung merpati lokal, yaitu gaya terbang, kecepatan terbang, ketinggian terbang, lama waktu terbang, kemampuan landing dan menukik landas. Dan yang pasti burung merpati yang memiliki keunggulan-keunggulan tersebut sudah pernah menjuarai kegiatan lomba hingga lahirlah burung merpati balap kelas jawara.

Oleh karena itu, para penggemar burung merpati balap memang dituntut harus mampu mengembangkan sendiri melalui persilangan dan mampu merawat sejak dari penetasan hingga menjadi burung merpati siap tanding di arena lomba.

Jenis burung merpati balap yang baik tampak memiliki ciri-ciri khusus dibandingkan dengan jenis burung merpati lainnya. Adapun ciri-ciri fisik yang perlu anda ketahui jika anda ingin membeli burung merpati balap, yaitu :

1. Tubuh tampak sehat, kekar dan penampilannya gagah. Jika sedang berdiri, dadanya tampak membusung dan tatapan matanya tajam jernih. Jika dipegang, tubuhnya keras berotot.

2. Jarak antar bulu sayap rapat. Jika disibakkan akan menghasilkan kepakan dan ayunan yang sangat kuat sehingga kemampuan terbangnya lebih cepat. Bentuk ujung bulu sayap tidak lancip atau tumpul. Tulang sayapnya lurus, tebal dan kuat. Sayap selalu kering dan tebal.

3. Jika sayap direntangkan, burung merpati secara reflek menutup rentangan sayap tersebut dengan sangat cepat.

4. Posisi tubuh dengan ekor lurus sejajar, terutama ketika sedang berdiri. Ekor tidak membengkok ke samping, tidak berdiri ke atas dan tidak jatuh ke bawah.

5. Terdapat tonjolan kecil di atas dubur (selubung mylin). Tonjolan ini mampu mengeluarkan kelenjar minyak.

Anda dapat membeli burung merpati balap di pasar-pasar burung di kota terdekat anda. Jika anda ingin mendapatkan burung merpati balap yang berkualitas, sebaiknya anda membeli anakan burung merpati balap yang telah menjuarai berbagai perlombaan. Anakan ini dapat anda peroleh pada penggemar burung merpati balap yang sering menjadi peserta kejuaraan lomba.

Selain mendapatkan harga yang lebih murah, anda pun akan mendapatkan anakan burung merpati balap jagoan yang berkualitas. Selain itu juga anda dapat berkonsultasi cara memelihara dan melatih burung merpati balap agar menang di perlombaan. Tertarik? Silahkan mencoba! 


Source
Read more »

Rabu, 03 November 2010

Jenis Umum Merpati

Jika kita menengok lebih jauh, maka merpati sebenarnya bisa dibedakan berdasar ukuran badan, bentuk badan, dan warna bulu.

Berdasar ukuran badan

Carrier. sering disebut English Carrier, berasal dari Bazora Persia. Awalnya adalah burung pembawa berita, tetapi kemudian kalah tenar dibandingkan Racing Homer. English Carrier punya ciri bulu keras dan rapat ke badan, pial paruh berwarna putih, bisa membesar sebesar biji kemiri, dan baru berhenti setelah usia 3 tahun. Kelopak mata dikelilingi pial dalam bentuk lingkaran yang besar. Tinggi 45-48 cm, berat 500-650 gram. Warna hitam, merah, kuning, putih, dan ada yang berpita biru.

Carneau. Burung konsumsi dari Belgia Selatan atau Perancis Utara, berat 750 gram dan bisa mencapi 1 kg.





 
Strasser. Dikembankan di Austria sebagai burung konsumsi tetapi kalah popular disbanding Carneau. Strasser hamper menyerupai merpati Gazzi Modena. Kepala, leher, sayap dan ekor dapat memiliki berbagai warna dengan badan berwarna putih.





Mondaine. Keturunan merpati Perancis dan Italia sebagai burung konsumsi. Berpenampilan menarik tetapi untuk burung konsumsi kalah populer dibanding burung lain.







Berdasar bentuk badan
Kipas (Fantail). Berasal dari India dan Cina. Tanda mencolok ekornya menyerupai kipas. Tetapi karena ekor panjang, kita harus sering memotongnya agar bisa kawin. Kelemahan burung ini, harus dicarikan indukan lain untuk mengasuh anak.




Jacobin. Diberi nama seperti itu karena bulu-bulu yang mengitari kepalanya menggambarkan topi yang dipakai pendeta-pendeta Jacobin. Burung diternakkan dengan warna putih, jitam, biru, perak, merah dan kuning.




Frillback. Burung yang istimewa tetapi kurang popular. Merpati ini berbulu ikal di bandan dan sayap, sehingga ditemukan adanya bulatan-bulatan kecil bagaikan bulu. Ada yang jambul ada yang tidak. Burung yang baik harus punya ikal yang kokoh. Warna ada yang hitam, putih, kebiruan, kemerahan, kekuningan. Yang kemerahan dan kekuningan dianggap sebagai bentuk yang baik.

Cropper .Bersanak dekat dengan pouter. Keduanya menjadi keluarga besar, dengan cirri-ciri hampir sama. Salah satu cropper yang terkenal adalah English Cropper. Tembolok besar, berdirinya tegak, badan dan pnggang langsing dengan kaki panjang. Termasuk merpati yang tinggi karena bisa setinggi 50 cm dari kepala sampai kaki. Pada tembolok merpati ini ada gambar bulan sabit dengan kedua ujung bertemu di dekat kedua matanya. Ujung sayap, bagaina bawah badan, kaki dan bulu-bulu putih di sayap menggambarkan bintik-bintik seperti bulu.

Jenis lain dari Cropper adalah Pouter yang mudah dijinakkan dan menyenangkan. Jenis lainnya adalah Holle Cropper yang berbentuk seperti merpati kipas, tetapi tidak berekor kipas. Jenis lain Cropper adalah Valencia Cropper yang bertembolok menggantung, mengembang seakan dibusungkan.

Berdasar warna bulu

Modena: Diambil dari nama kota tempat dia berasal. Terkenal sebagai merpati ternak yang baik. Yang terkenal dari jenis ini adalah Gazzi Modena dengan badan putih serta kepala, sayap dan ekor berwarna-warni. Termasuk merpati kecil dengan ukuran panjang 25 cm, tetapi padat gemuk (buntek) dan bergaya anggun.



Florentine. Berasal dari Florence, Italia. Berbentuk seperti ayam betina. Terkenal di Eropa sebagai burung pameran, tetapi bisa masuk sebagai burung konsumsi karena bisa mencapai berat 500-800 gram). Kepala, sayap dan ekor berwarna-warni dengan badan putih.


Lahore. Di Pakistan dan sekitarnya dikenal dengan nama Shiraz (kota tempat burung berasal). Leher, perut, dada dan ekor berwarna putih. Kepala, pinggang dan sayap bisa berwarna lain. Kaki bisa berbulu semua tetapi ada yang polos. Bisa dimasukkan sebagai merpati konsumsi karena badannya besar. Diternakkan dengan bulu beraneka warna.


Oriental Frill. Sangat menawan hati, berasal dari Turki, dengan jenis banyak sekali tetapi yang paling populer adalah Satinette yang mempunyai badan berwarna putih dengan garis-garis pada bahu, sayap, dan ekor warna hitam, biru dan abu-abu cokelat. Bagian sayap untuk terbang berwarna putih. merpati ini punya bulu balik di daerah dada. Karena pandai membesarkan anak, jenis ini sering digunakan untuk “orang tua asuh”.
Ada pula merpati dengan sebutan terkenal Owl yang dikenal di Indonesia dengan nama Meeuw. Kekhususannya adalah berparuh pendek, pial dan kepala membentuk bulatan. Ada berbagai jenis dari merpati ini. Berbeda dengan Oriental Frill, kepala Owl biasa saja tanpa jambul. merpati ini tidak pandai membesarkan anak. 


(Dari Ari Soeseno, Memelihara dan Beternak Burungi Merpati, dan berbagai sumber lain).
Read more »

Jenis - Jenis Merpati yang Populer

Homer .Berasal dari burung liar yang dikenal dengan nama Columbian livia. Setelah dijinakkan burung tersebut dikenal sebagai Racing Homer – dapat kita sebut sebagai “merpati pos” aduan. Dari jenis Racing Homer ini kemudian muncul beberapa jenis merpati, antara lain:
Homer pameran (Exhibition Homer) yang dikembangkan sejak 1990 sebagai burung pameran.
German Beauty Homer yang dikembangkan di Jerman sejak 1907 sebagai burung pameran. Burung ini mirip dengan Racing Homer tetapi lebih ramping.

Giant Homer yang dikembangkan di Amerika Serikat untuk mendapatkan burung yang berbadan besar dan memiliki kemampuan memproduksi anak yang banyak. Burung ini ditujukan untuk keperluan konsumsi.

Racing Homer dikembangkan dewasa ini di Belgia dan Inggris. Sejak lama barung ini digunakan sebagai pengirim berita dan kini dikembangkan dengan penyilangan terhadap burung-burung yang kecepatannya tinggi karena sasaran utamanya adalah kecepatan. Dengan demikian, warna, bentuk dan besarnya menjadi nomer dua.

Tumbler Oleh orang Belanda burung ini dikenal sebagai Tuimelaar. Burung ini punya keistimewaan terbang dari ketinggian tertentu akan turun ke ketinggian tertentu dengan melakukan serangkaian salto atau jungkir balik di udara. Semula burung ini merupakan burung olahraga tetapi kemudian menjadi burung untuk pameran.

Merpati-merpati jenis tumbler:
- English shortfaced tumble : merupakan burung yang kecil, padat, dengan leher jenjang mungil tetapi dengan dada yang kokoh. Dalam keadaan berdiri biasa, ujung sayapnya akan menggantung lebih rendah dari kedudukan ekor – ini merupakan ciri yang menonjol. Selain itu bagian muka dari kepalanya menonjol agak jauh ke depan daripada paruhnya yang pendek. Dengan dipelihara untuk keperluan pameran, maka kemampuannya untuk terbang tinggi dan jungkir balik pun hilang. Burung diternakkan dengan berbagai variasi warna.

- Birmingham Roller: dikembangkan di Birmingham (Inggris) sebagai burung yang memiliki keistimewaan terbang. Kemampuannya untuk jungkir balik dan berputar-putar di udara menjadi sasaran utama pemeliharanya. Burung ini mampu untuk jungkir balik (trumble), termasuk salto ke belakang dan berputar-putar (spin) dengan kecepatan tinggi sekali. Dan itu dilakukan mulai ketinggian yang cukup tinggi (burung mampu terbang tinggi) dan berakhir setealh berada pada ketinggian yang rendah. Kemampuan ini telahg menjadi acara pertandingan yang menarik bagi para penggemarnya. Tetapi Birmingham Roller juga menjadi burung yang dipamerkan bahkan cara-cara penilaiannya pun telah dibakukan.

- Flying Tipller: merupakan burung yang diekambangkan dari Flying Tumbler. Burung ini dipelihara karena kemampuannya terbang yang lama. Jenis yang baik akan mampu terbang terus-menerus selama 20 jam.

- Parlour Tumbler: juga disebut Ground Tumbler atau House Tumbler. Burung ini diternakkan karena kemampuannya lombat ke udara, melakukan salto sekali atau dua kali ke belakang, dan kedua kakinya hinggap kembali ke tempat semula.

Cumulet. Burung ini merupakan jenis tumbler dari Perancis yang mampu terbang tinggi dan juga merupakan salah satu nenek moyang dari jenis Racing Homer. Burung ini berbadan sedang tetapi serasi, dengan dada bidang, sayapanya panjang dan kokoh, kaki agak pendek. Umumnya warna bulu putih, dan ada yang memiliki bintik-bintik merah di kepala atau leher.

Flight. Burung ini dikembangkan di Amerika dan merupakan ras tersendiri. Dari kelompok ini ditemukan burung yang dikenal dengan nama Domestic Flight. Burung ini mampu terbang tinggi, dengan ukuran badan sedang, paruh tampak memannjang dan kepala ramping berjambul, tetapi ada pula yang tidak. Matanya putih dengan lingkaran tengah dari mata (selaput mata) bagus. Dan inilah letak rahasia kemampuannya melihat jauh saat merpati terbang tinggi.

Selain itu ada juga burung yang diberi nama Show Flight. Burung ini mempunyai badan yang lebih gemuk dan kepala lebih besar daripada jenis Domestic Flight. Burung ini diternakkan karena kemampuannya terbang tinggi dan memiliki keindahan yang dapat dijadikan sarana untuk dipamerkan. Kedua macam burung ini diternakkan dengan warna hitam, kuning, merah dan abu-abu cokelat.


 Source
Read more »