Senin, 08 November 2010

JENIS-JENIS CACING PENGGANGGU BURUNG



Berbagai jenis cacing beserta akibat yang ditimbulkannya sering kali ditemukan di dalam tubuh burung. Di antaranya yang banyak dijumpai adalah cacing tenggorokan (Syngamus trachea), cacing rambut (Capillaria sp.), cacing gelang (Ascaridia sp.), dan cacing pita (Cestoda).
1) Cacing tenggorokan
Gejala: Burung tampak batuk-batuk, bersin, dan menggoyang-goyangkan kepala sambil menghilangkan lendir yang keluar dari lubang hidungnya.
Penyebab: Penyakit ini disebabkan parasit cacing tenggorokan. Cacing ini hidup di daerah tenggorokan yang dapat menyumbat saluran pernapasan sehingga dapat menyebabkan kematian.
2) Cacing rambut
Gejala: Tidak ada gejala yang khas. Gejala yang tampak hanyalah burung menderita diare. Namun, jika seekor burung terkena maka akan menjalar dengan cepat kepada seluruh penghuni sangkar tersebut sampai akhir-nya dapat mematikan seluruh isi sangkar tersebut.
Penyebab: Penyakit ini disebabkan oleh serangan cacing rambut. Infeksi cacing dapat melalui pakan, minuman, dan tanah yang tercemar oleh telur cacing. Di dalam tubuh inang, cacing hidup pada selaput mukosa usus yang menyerap sari makan melalui darah burung yang dihisapnya.
3) Cacing gelang
Gejala: Serangan cacing ini tidak menimbulkan gejala yang khas. Akibat serangan cacing ini dapat menimbulkan penyakit kurang darah (anemia) dan keracunannya pada burung inang oleh ekskresi buangan dari parasit. Demikian juga kebiasaan cacing ini menggerombol pada satu tempat dapat menyebabkan tersumbatnya usus sehingga berakibat burung inang mati.
Penyebab: Cacing gelang menjadi penyebab sakitnya burung-burung dari suku paruh bengkok, merpati, dan unggas.
Tanah yang terinfeksi cacing dapat dikeduk bagian atasnya kemudian diberikan kapur pertanian serta disemprot dengan larutan desinfektan, seperti FreshAves.
4) Cacing pita
Gejala: Cestodiosis dapat disebabkan oleh berbagai jenis cacing pita, se-perti Davainea proglottina, Raillietina sp., Amoebotaenia sphenoides, dan Choanotaenia infundibulum. Gejala umum yang tampak pada burung yang terserang cestodiosis adalah lesu, pucat, kurus, anoreksia (tidak mau makan), sedikit diare. Cestodiosis davainea dapat menye-babkan burung tampak selalu membuka paruhnya seperti kehausan, sedangkan cestodiosis raillietina dapat menyebabkan bulu burung men-jadi kasar.
Penyebab penyakit ini adalah cacing pita. Cacing pita yang terpendek adalah Davainea proglottina (0,5 mm—3 mm) dan yang terpanjang adalah Raillietina tetragona dan R. echinobothrida (25 cm).
Selain pengobatan terhadap cacing, upaya pencegahan juga perlu dilakukan. Hewan perantaranya yaitu lalat dan siput darat perlu dibasmi. Hewan ini dapat menularkan telur-telur cacing yang dimakan pada inangnya, yaitu unggas dan burung.


Sumber
Read more »

Pertolongan Pertama Pada Burung Sakit

BAHAN DAN ALAT DALAM TINDAKAN PERTOLONGAN BESERTA FUNGSINYA

Selain itu, diperlukan juga lampu penghangat berupa sebuah lampu pijar (bohlam) berkapasitas 40—60 watt atau sebuah lampu infra merah. Jika burung peliharaan menunjukkan gejala sakit maka dapat langsung diberikan pertolongan sementara sebelum dibawa ke dokter hewan. Tindakan pertolongan ini meliputi beberapa hal.
1. Memberikan kehangatan pada tubuh burung
Burung yang sakit diisolasi, dipisahkan dari burung lain yang sehat. Burung itu dimasukkan ke dalam sebuah sangkar yang telah diberi alas koran. Disediakan sedikit minum. Berikan kehangatan pada tubuh si burung melalui lampu pijar berkapasitas 60 watt. Untuk mengurangi sinar dari lampu dapat diberikan penghalang berupa kain atau kertas. Perlu diperhatikan agar bahan penghalang sinar lampu ini tidak mudah terbakar, suhunya pun sebaiknya tidak melebihi 37° C.
2. Memberikan pakan ekstra
Berikanlah pakan ekstra yang mempunyai kandungan gizi tinggi, seperti kroto basah, madu, susu, daging, atau hati tergantung pada jenis burungnya. Pakan ini diberikan dalam bentuk bubur (jus). Jika burung menolak untuk makan sendiri maka harus dipaksakan, dicekokkan langsung ke mulutnya dengan memakai alat spuit. Hal ini sebaiknya dilakukan dengan hati hati agar tidak salah memasukkan pakan ini ke saluran pernapasan.
3. Memberikan minuman
Burung yang sedang sakit akan jarang minum. Padahal, pada saat sakit burung akan lebih banyak buang air dengan kondisi feses yang lebih encer sehingga dapat menyebabkan dehidrasi (hilangnya cairan tubuh). Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan cara memberikan pakan yang banyak mengandung air, misalnya buah pepaya. Dengan cara ini maka bahaya dehidrasi dapat diperkecil.
4. Memberikan ketenangan
Burung yang sakit juga membutuhkan ketenangan lingkungan. Dengan lingkungan yang tenang maka bahaya stres dapat diperkecil
karena stres akan memperburuk kondisi tubuh burung. Sebaiknya dihindari pandangan dan suara manusia, burung, hewan lain, atau benda apa pun yang dapat menimbulkan gangguan pada burung yang sakit.

Read more »

Ciri-Ciri Burung Sakit



1. Mata
Pada mata keluar sekretum (cairan yang tidak normal atau tidak biasanya), berubah warna atau kecerahannya, sayu, mata dipejampejamkan, dan terjadi pembengkakan di sekitar mata.
2. Lubang hidung (nostrils)
Dari lubang hidung keluar ingus, sesuatu yang membeku sehingga menutupi nostril dan bersin-bersin atau membuka-buka paruhnya karena sesak nafas. Selain itu, bulu-bulu di sekitar nostril dan kepala pada umumnya kotor karena sering digaruk atau diusap.
3. Sayap dan bulu
Bulu tampak suram dan kusut, sayap lunglai (baik sebelah atau keduanya), perilaku menata bulu-bulu hilang atau tidak dilakukan.
4. Napsu atau perilaku makan
Napsu makan turun atau hilang, tidak pandai mematuk makanannya, dan berat badan menurun.
5. Keseimbangan
Burung tampak sempoyongan, tidak mampu atau sukar bertengger (biasanya burung ada di lantai kurungan), dan tidak suka bergerak (inaktif),
6. Sendi tulang
Pada sendi tulang terjadi pembengkakan dan berubah bentuk (deformitas, malformation).
7. Kebiasaan sehari-hari
Kebiasaan sehari-hari yang biasa dilakukan tidak dilakukan lagi, tidak suka mandi-mandi, tidak berkicau, suara kicauannya berubah, dan lain-lain.
8. Tubuh
Terdapat jendolan atau timbunan sesuatu masa di manapun pada tubuhnya.
Dari semuanya itu apabila Anda menemukan pendarahan dari manapun keluarnya adalah merupakan tanda keadan gawat darurat. Dengan demikian, Anda dianjurkan untuk segera mencari pertolongan dokter hewan. Untuk mendapatkan pertolongan sedini mungkin apabila Anda mendapatkan gejala-gejala tersebut sebaiknya cepat berkonsultasi kepada dokter hewan langganan Anda!
Apabila Anda membawa burung yang sakit tersebut kepada dokter hewan sebaiknya kurungan diselimuti kain atau kertas koran untuk mengurangi keadaan stres. Kurungannya sementara waktu tidak dibersihkan dahulu agar dokter dapat mengamati feces, tempat makan atau minum, dan sebagainya.

Read more »

Daftar Klinik



Daftar Klinik hewan didaerah Jakarta
Area Nama dan Alamat Notes
Jakarta Pusat A. E. PERDANAWINATA DKK
Jalan Kartini Raya No.46 , Pasar Baru.
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 70113030

Jakarta Pusat Gunawan Rahardja, Drh
Jalan Moti No.1 Cideng
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 6344170

Jakarta Pusat Margaretha D.H., Drh
Jalan Wahid Hasyim 196
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 3161323

Jakarta Pusat Sutarman, Drh
Jalan Kebon Sirih Barat Dalam No.35
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 3151989

 


Area Nama dan Alamat Notes
Jakarta Barat AE Perdanawinata
Jl. Perjuangan Kelapa Dua Raya No. 2A

Telepon: (021) 5367-0811

Jakarta Barat Agus, Drh.
Jl. Lingkar Luar Barat
Ruko No. 2 E
Jakarta Barat
Telepon: (021) 545-4181

Jakarta Barat Betty Lestari, Drh.
Jl. Arteri Kelapa Dua No. 2 A
Kebun Jeruk
Jakarta Barat
Handphone: 0815-891-4156
Telepon: (021) 5367-0811

Jakarta Barat Chaidir Taufik, Drh.
Jl. Muwardi I / 2, Grogol
Jakarta Barat
Telepon: (021) 568-0672

Jakarta Barat Cucu Kartini Sajuthi, Drh. (Praktik Bersama)
Ruko Green Garden Blok I-9 No. 35
Jl. Panjang
Jakarta Barat
Telepon:
Telepon: (021) 5830-2918 / 5830-2919

Jakarta Barat Heny Widiastuti, Drh.
Medika Satwa
Jl. Kemuning Bambu Larangan No. 199 Cengkareng
Telepon: (021) 921-7978

Jakarta Barat Ida Aryani H, drh.
Jl. Puri Kembangan Raya 77H
Kedoya Rt 11/05
Jakarta 11520

SIPDH :983/M.20/1.823 504
Telepon: (021) 5818662 / 70132664

Jakarta Barat Irfan, Drh
Jalan Kembang Kerep No.18
Meruya Utara
Telepon: (021) 7332124

Jakarta Barat Made Suwardana,drh
Jl. Puri Kembangan Raya 77H
Kedoya Rt 11/05
Jakarta 11520

SIPDH :983/M.20/1.823 504
Jakarta Barat
Telepon: (021) 5818662 / 70132664
Handphone: 0818756829
Jakarta Barat Martina, Drh.
Jl. Mandala Timur No. 9, Tomang
Jakarta Barat
Telepon: (021) 568-6345

Jakarta Barat Mona Bustami, drh
Jl Lapangan Bola no. 5D
Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Jakarta Barat
Telepon: (021) 53650946 / 33000658

Jakarta Barat Muhammad Munawaroh, Drh
Jalan Kemuning Bambu
Jakarta Barat
Telepon: (021) 8760963

Jakarta Barat Rini S., Drh
Jalan Tanjung Duren II/60 Tomang Barat
Jakarta Barat
Telepon: (021) 5684683

Jakarta Barat Yunianto, drh
Jl Lapangan Bola no. 5D
Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Jakarta Barat
Telepon: (021) 53650946
Praktek
selasa, rabu, jumat:15.00-21.00
sabtu/minggu: 10.00-16.00
 


Area Nama dan Alamat Notes
Jakarta Selatan Alit, Drh.
Jl. RC Veteran No. 4, Bintaro
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 736-1502

Jakarta Selatan Ambang, Drh.
Jl. Merawan N0. 22, Cinere
Sawangan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 754-5193

Jakarta Selatan Bowo, Drh.
Jl. Harsono RM No 10, Ragunan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 780-4993

Jakarta Selatan C.Koesharjono, Drh.
JL. WIJAYAKUSUMA I/26,
DEP - KES RI FATMAWATI.
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 7063-2339 / 0811-802-196
Handphone: 0855-101-3970
PRAKTEK: SENIN - SABTU: 08.30 - 17.00.
Jakarta Selatan Gustav A. Mueller, Drh.
Jl. Cidodol Raya
Ruko No. 1 D Kebayoran Lama
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 725-8410
Handphone: 0818687595
Praktek : Senin-Rabu-Jumat Pk. 10.00-16.00

SIP No. 95/M.021/1.823.502
Jakarta Selatan I Ketut Artanawa, Drh.
Jl. RS Fatmawati No. 38
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 751-3247

Jakarta Selatan Ina, Drh.
Jl. Kemang Utara 47
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 719-3777

Jakarta Selatan Klinik Hewan Nature Vet
Jl. Tebet Barat Raya no 22/38, depan rumah susun Harum, Tebet, Pancoran, Jakarta Selatan.
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 70720081 / 98275717
Jam Praktek:
-Senin-Jumat 10.00-20.00 WIB
-Sabtu-Minggu 10.00-18.00 WIB
Melayani juga terapi akupuntur dan laser akupuntur untuk hewan.
Jakarta Selatan Klinik My Pet
Jl. Kemang selatan no. 7A
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 766-8241

Jakarta Selatan Kristanto, Drh.
Jl. Tarogong
Jakarta Selatan
Telepon: 0815-963-5750

Jakarta Selatan Praktek Bersama Dokter Hewan "Fatmawati 19"
Jl RS Fatmawati No 19
CIPETE-JAKARTA SELATAN
Jakarta Selatan
Telepon: PRAKTEK SENIN S/D SABTU PAGI 09.00-15.00 SORE 17.00-20.00 MINGGU DAN HARI LIBUR DENGAN PERJANJIAN

Jakarta Selatan Puguh Supriyanto, Drh.
Jl. Tanah Baru Raya No. 20 A
Depok
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 775-6222

Jakarta Selatan Rumah Sakit Hewan Jakarta
Jl. Harsono RM, Ragunan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 789-1093 / 789-1095

Jakarta Selatan Sigit Witjaksono, Drh., MBiomed
Jl. H. Nawi Raya 20, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 724-7552
Senin - Jumat
Pagi : 10.00 s/d 14.00 wib
Sore : 16.00 s/d 19.00 wib

Aabtu
10.00 s/d 14.00 wib

Hari Minggu dan hari besar: TUTUP

Sip: 845/M07/1823.504
Jakarta Selatan Sj. Sikar / Dwi, Drh.
Jl. Taman Radio Dalam VII/30
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 723-6746

Jakarta Selatan Suryani Handaja, Drh.
Kartika Utama Blok BG No. 1
Pondok Indah
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 751-4508
E-mail: vet@cbn.net.id
Senin s/d Jumat: Jam 17:00 - 19:00
Jakarta Selatan Umi Murdiati, Drh.
Perumahan Pondok Damai Blok G1 no. 6
Cileungsi
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 925-5720

Jakarta Selatan Yulyani, Drh. & Friends
Kemang Utara No.47
Jakarta Selatan 12730
Telepon: (021) 719-8049
Fax: (021) 718-2038
Handphone: 0816-900-816

Senin - Jumat : 09.30 - 12.30 & 16.00 - 19.00
Sabtu : 09.30 - 12.30

Spesialisasi : Bedah mulut dan gigi, Sterilisasi, Dermatologi (kulit), dll.

Operasi : sesuai perjanjian.
 
Area Nama dan Alamat Notes
Jakarta Timur Amir, Drh.
Jl. Radar AURI No. 4, Cibubur
Jakarta Timur
Telepon: (021) 912-8790

Jakarta Timur Cholilah K., Drh.
Jl. Kayumanis X No. 23
Jakarta Timur
Telepon: (021) 856-5762

Jakarta Timur Dewi Suryani Kurniasih, Drh.
Komp. Bumi Makmur
Jl. Beo No. 4
Jatimakmur, Pondok Gede
Jakarta Timur
Telepon: (021) 847-3851
Senin s/d Jumat,
Pagi: 08:00 - 10:00
Sore: 17:00 - 20:00

Hari libur dan kunjungan ke rumah dengan perjanjian.
Jakarta Timur Ida Sunar Indarti, Drh.
Jl. Anyelir G 33, Cijantung II
Jakarta Timur
Telepon: (021) 840-0553
Handphone: 08129016004
E-mail: drh_ida5@hotmail.com
Jakarta Timur M. Th. Widiastuti, Drh.
Jl. Dermaga No 26 Duren Sawit
Jakarta Timur
Telepon: (021) 861-1631

Jakarta Timur Nurmansyah, drh.
Jl. H. Dogon Blok G 5 no. 10B
Komplek DKI Pondok Kelapa
Jakarta Timur
Telepon: (021) 68785885
Handphone: 081573126359
Jam Praktek 9.00 s/d 21.00
Senin s/d Minggu
Menerima house call
Jakarta Timur Porindra, drh
Cipinang
Jakarta Timur
Telepon: (021) 850 1143
Handphone: 0816 189 9425
 


Area Nama dan Alamat Notes
Jakarta Utara Antonius S., Drh.
Jalan Kelapa Sawit Raya Blok EE9/10
Jakarta Utara
Telepon: (021) 452-0008

Jakarta Utara Cucu Kartini Sajuthi, Drh. (Praktik Bersama)
Ruko Nirwana Blok J-1 No. 2
Jl. Sunter Permai Raya
Sunter Asri Tahap III
Jakarta Utara
Telepon: (021) 651-5261 / 651-5262
Fax: (021) 651-5324
Buka 24 jam
Jakarta Utara Gunawan Rahardja, Drh
Jalan Kelapa Hybrida Raya Blok QG 10/21
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara
Telepon: (021) 4523136 / 4534658

Jakarta Utara Reagansan Purba, drh.
Jln. Pulau Pelangi Blok E12/5
Sunter Kodamar - Kelapa gading barat
Kompleks TNI - AL (Jakarta Utara)
Handphone: 0813 1146 5527
Telepon: (021) 45847648
09'00 - 18'00 WIB

Alamat Praktek Lain : Rumah Sakit Hewan Jakarta
jl. Harsono RM No 28 (belakang) Ragunan - jakarta Selatan
Jakarta Utara S. Wiradja, Drh.
Jl. Gading Elok Timur No. 4
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara
Telepon:
Telepon: (021) 452-0175
Senin s/d Sabtu: Jam 17:00 - selesai
Jakarta Utara Tatang Cahyono, drh.
Jl. Pademangan VIII RT 016/010 No. 162, Jakarta Utara.


Jakarta Utara
Telepon: 081330755112 dan 08881354501
Spesialis akupuntur hewan, praktek di klinik bersama drh. Cucu
(Sunter) dan house call (Appoitment by phone)
Jakarta Utara Vitapet Animal Clinic
Kompleks Karina Sayang 1 no 8-8a.
Jalan Pluit Raya 200
Jakarta Utara 14440
Jakarta Utara
Telepon: (021) 6627933
Fax: (021) 6632425
Jakarta Utara Willy Rumawas, Drh
Muara Karang blok C II Barat no 128
Jakarta Utara
Telepon: (021) 6622340 / 6628702

 
Read more »

Sabtu, 06 November 2010

Mengenal Burung Merpati Balap

Mungkin di saat kita masih kecil sering bermain burung merpati. Burung yang disebut juga dikenal dengan nama burung dara ini mempunyai berbagai macam jenis, antara lain merpati hias, merpati pos, merpati balap dan merpati pedaging.

Burung merpati balap merupakan jenis burung merpati yang diperuntukkan untuk kepentingan lomba balap menjelajah angkasa. Jenis burung merpati ini merupakan raja udara. Adapun berat tubuh dari jenis burung merpati balap yaitu sekitar 300 - 475 gram. Tulang sayapnya sangat kuat dan pada ujung tampak lentur.

Bulu burung merpati balap tertancap kuat, tidak mudah rontok dan tangkainya sangat kaku. Kepakan sayapnya sangat kuat. Ada beberapa macam warna bulu pada burung merpati balap ini, yaitu : bulu coklat kehitam-hitaman, hitam kecoklat-coklatan, coklat kemerah-merahan atau merah kecoklat-coklatan.

Warna bulunya mengkilap dan tampak licin seperti berminyak. Sedangkan kaki burung merpati balap ini agak pendek, namun tampak kokoh dan kekar.

Pada mulanya, burung merpati balap berasal dari jenis burung merpati biasa atau burung merpati lokal yang memiliki tugas sebagai merpati pos. Namun burung merpati balap yang dikembangbiakkan sekarang ini merupakan keturunan jenis merpati karang.

Dinamakan merpati karang karena habitan jenis burung merpati ini lebih menyukai hidup di batu-batu karang atau di pulau-pulau karang. Di lingkungan perkotaan atau perkampungan, jenis burung merpati ini lebih suka bertengger di atap-atap gedung atau rumah daripada di ranting pepohonan.

Postur tubuh burung merpati balap mengesankan bahwa burung merpati tersebut mampu menjadi penerbang handal. Hal ini tampak dari postur tubuh yang tidak terlalu bongsor, sayap kuat, dan kepakannya berakselerasi tinggi. Gaya terbangnya yang meliuk-liuk di udara sangat mempesona.

Ciri khas yang tidak tampak, yaitu burung merpati ini memiliki pundi-pundi udara yang agak besar sehingga mampu menyimpan cadangan oksigen yang banyak. Hal ini menyebabkan burung merpati ini mampu melakukan tugas terbang jauh dengan kecepatan tinggi dan tidak akan kekurangan oksigen.

Kondisi ini juga sangat membantu kerja paru-paru dan mampu mengontrol keadaan suhu tubuh saat terbang. Dalam perkembangannya, jenis burung merpati lokal atau merpati biasa yang juga sebagai merpati pos agak ditinggalkan. Penggemar merpati balap pun beralih ke burung merpati dari luar.

Di antaranya Carrier Pigeon dari Timur Tengah dan Modern Racing Hamer dari Belgia. Namun karena kedua jenis burung merpati ini memiliki kelemahan, yang satu hanya mampu terbang sejauh 200 kilometer dan yang satunya tidak memiliki gaya menukik yang bagus, maka para penangkar burung merpati balap berupaya mengembangbiakkan persilangan antara burung merpati impor dengan burung merpati lokal yang memiliki keunggulan-keunggulan lain.

Adapun keunggulan yang dimiliki burung merpati lokal, yaitu gaya terbang, kecepatan terbang, ketinggian terbang, lama waktu terbang, kemampuan landing dan menukik landas. Dan yang pasti burung merpati yang memiliki keunggulan-keunggulan tersebut sudah pernah menjuarai kegiatan lomba hingga lahirlah burung merpati balap kelas jawara.

Oleh karena itu, para penggemar burung merpati balap memang dituntut harus mampu mengembangkan sendiri melalui persilangan dan mampu merawat sejak dari penetasan hingga menjadi burung merpati siap tanding di arena lomba.

Jenis burung merpati balap yang baik tampak memiliki ciri-ciri khusus dibandingkan dengan jenis burung merpati lainnya. Adapun ciri-ciri fisik yang perlu anda ketahui jika anda ingin membeli burung merpati balap, yaitu :

1. Tubuh tampak sehat, kekar dan penampilannya gagah. Jika sedang berdiri, dadanya tampak membusung dan tatapan matanya tajam jernih. Jika dipegang, tubuhnya keras berotot.

2. Jarak antar bulu sayap rapat. Jika disibakkan akan menghasilkan kepakan dan ayunan yang sangat kuat sehingga kemampuan terbangnya lebih cepat. Bentuk ujung bulu sayap tidak lancip atau tumpul. Tulang sayapnya lurus, tebal dan kuat. Sayap selalu kering dan tebal.

3. Jika sayap direntangkan, burung merpati secara reflek menutup rentangan sayap tersebut dengan sangat cepat.

4. Posisi tubuh dengan ekor lurus sejajar, terutama ketika sedang berdiri. Ekor tidak membengkok ke samping, tidak berdiri ke atas dan tidak jatuh ke bawah.

5. Terdapat tonjolan kecil di atas dubur (selubung mylin). Tonjolan ini mampu mengeluarkan kelenjar minyak.

Anda dapat membeli burung merpati balap di pasar-pasar burung di kota terdekat anda. Jika anda ingin mendapatkan burung merpati balap yang berkualitas, sebaiknya anda membeli anakan burung merpati balap yang telah menjuarai berbagai perlombaan. Anakan ini dapat anda peroleh pada penggemar burung merpati balap yang sering menjadi peserta kejuaraan lomba.

Selain mendapatkan harga yang lebih murah, anda pun akan mendapatkan anakan burung merpati balap jagoan yang berkualitas. Selain itu juga anda dapat berkonsultasi cara memelihara dan melatih burung merpati balap agar menang di perlombaan. Tertarik? Silahkan mencoba! 


Source
Read more »

Rabu, 03 November 2010

Jenis Umum Merpati

Jika kita menengok lebih jauh, maka merpati sebenarnya bisa dibedakan berdasar ukuran badan, bentuk badan, dan warna bulu.

Berdasar ukuran badan

Carrier. sering disebut English Carrier, berasal dari Bazora Persia. Awalnya adalah burung pembawa berita, tetapi kemudian kalah tenar dibandingkan Racing Homer. English Carrier punya ciri bulu keras dan rapat ke badan, pial paruh berwarna putih, bisa membesar sebesar biji kemiri, dan baru berhenti setelah usia 3 tahun. Kelopak mata dikelilingi pial dalam bentuk lingkaran yang besar. Tinggi 45-48 cm, berat 500-650 gram. Warna hitam, merah, kuning, putih, dan ada yang berpita biru.

Carneau. Burung konsumsi dari Belgia Selatan atau Perancis Utara, berat 750 gram dan bisa mencapi 1 kg.





 
Strasser. Dikembankan di Austria sebagai burung konsumsi tetapi kalah popular disbanding Carneau. Strasser hamper menyerupai merpati Gazzi Modena. Kepala, leher, sayap dan ekor dapat memiliki berbagai warna dengan badan berwarna putih.





Mondaine. Keturunan merpati Perancis dan Italia sebagai burung konsumsi. Berpenampilan menarik tetapi untuk burung konsumsi kalah populer dibanding burung lain.







Berdasar bentuk badan
Kipas (Fantail). Berasal dari India dan Cina. Tanda mencolok ekornya menyerupai kipas. Tetapi karena ekor panjang, kita harus sering memotongnya agar bisa kawin. Kelemahan burung ini, harus dicarikan indukan lain untuk mengasuh anak.




Jacobin. Diberi nama seperti itu karena bulu-bulu yang mengitari kepalanya menggambarkan topi yang dipakai pendeta-pendeta Jacobin. Burung diternakkan dengan warna putih, jitam, biru, perak, merah dan kuning.




Frillback. Burung yang istimewa tetapi kurang popular. Merpati ini berbulu ikal di bandan dan sayap, sehingga ditemukan adanya bulatan-bulatan kecil bagaikan bulu. Ada yang jambul ada yang tidak. Burung yang baik harus punya ikal yang kokoh. Warna ada yang hitam, putih, kebiruan, kemerahan, kekuningan. Yang kemerahan dan kekuningan dianggap sebagai bentuk yang baik.

Cropper .Bersanak dekat dengan pouter. Keduanya menjadi keluarga besar, dengan cirri-ciri hampir sama. Salah satu cropper yang terkenal adalah English Cropper. Tembolok besar, berdirinya tegak, badan dan pnggang langsing dengan kaki panjang. Termasuk merpati yang tinggi karena bisa setinggi 50 cm dari kepala sampai kaki. Pada tembolok merpati ini ada gambar bulan sabit dengan kedua ujung bertemu di dekat kedua matanya. Ujung sayap, bagaina bawah badan, kaki dan bulu-bulu putih di sayap menggambarkan bintik-bintik seperti bulu.

Jenis lain dari Cropper adalah Pouter yang mudah dijinakkan dan menyenangkan. Jenis lainnya adalah Holle Cropper yang berbentuk seperti merpati kipas, tetapi tidak berekor kipas. Jenis lain Cropper adalah Valencia Cropper yang bertembolok menggantung, mengembang seakan dibusungkan.

Berdasar warna bulu

Modena: Diambil dari nama kota tempat dia berasal. Terkenal sebagai merpati ternak yang baik. Yang terkenal dari jenis ini adalah Gazzi Modena dengan badan putih serta kepala, sayap dan ekor berwarna-warni. Termasuk merpati kecil dengan ukuran panjang 25 cm, tetapi padat gemuk (buntek) dan bergaya anggun.



Florentine. Berasal dari Florence, Italia. Berbentuk seperti ayam betina. Terkenal di Eropa sebagai burung pameran, tetapi bisa masuk sebagai burung konsumsi karena bisa mencapai berat 500-800 gram). Kepala, sayap dan ekor berwarna-warni dengan badan putih.


Lahore. Di Pakistan dan sekitarnya dikenal dengan nama Shiraz (kota tempat burung berasal). Leher, perut, dada dan ekor berwarna putih. Kepala, pinggang dan sayap bisa berwarna lain. Kaki bisa berbulu semua tetapi ada yang polos. Bisa dimasukkan sebagai merpati konsumsi karena badannya besar. Diternakkan dengan bulu beraneka warna.


Oriental Frill. Sangat menawan hati, berasal dari Turki, dengan jenis banyak sekali tetapi yang paling populer adalah Satinette yang mempunyai badan berwarna putih dengan garis-garis pada bahu, sayap, dan ekor warna hitam, biru dan abu-abu cokelat. Bagian sayap untuk terbang berwarna putih. merpati ini punya bulu balik di daerah dada. Karena pandai membesarkan anak, jenis ini sering digunakan untuk “orang tua asuh”.
Ada pula merpati dengan sebutan terkenal Owl yang dikenal di Indonesia dengan nama Meeuw. Kekhususannya adalah berparuh pendek, pial dan kepala membentuk bulatan. Ada berbagai jenis dari merpati ini. Berbeda dengan Oriental Frill, kepala Owl biasa saja tanpa jambul. merpati ini tidak pandai membesarkan anak. 


(Dari Ari Soeseno, Memelihara dan Beternak Burungi Merpati, dan berbagai sumber lain).
Read more »

Jenis - Jenis Merpati yang Populer

Homer .Berasal dari burung liar yang dikenal dengan nama Columbian livia. Setelah dijinakkan burung tersebut dikenal sebagai Racing Homer – dapat kita sebut sebagai “merpati pos” aduan. Dari jenis Racing Homer ini kemudian muncul beberapa jenis merpati, antara lain:
Homer pameran (Exhibition Homer) yang dikembangkan sejak 1990 sebagai burung pameran.
German Beauty Homer yang dikembangkan di Jerman sejak 1907 sebagai burung pameran. Burung ini mirip dengan Racing Homer tetapi lebih ramping.

Giant Homer yang dikembangkan di Amerika Serikat untuk mendapatkan burung yang berbadan besar dan memiliki kemampuan memproduksi anak yang banyak. Burung ini ditujukan untuk keperluan konsumsi.

Racing Homer dikembangkan dewasa ini di Belgia dan Inggris. Sejak lama barung ini digunakan sebagai pengirim berita dan kini dikembangkan dengan penyilangan terhadap burung-burung yang kecepatannya tinggi karena sasaran utamanya adalah kecepatan. Dengan demikian, warna, bentuk dan besarnya menjadi nomer dua.

Tumbler Oleh orang Belanda burung ini dikenal sebagai Tuimelaar. Burung ini punya keistimewaan terbang dari ketinggian tertentu akan turun ke ketinggian tertentu dengan melakukan serangkaian salto atau jungkir balik di udara. Semula burung ini merupakan burung olahraga tetapi kemudian menjadi burung untuk pameran.

Merpati-merpati jenis tumbler:
- English shortfaced tumble : merupakan burung yang kecil, padat, dengan leher jenjang mungil tetapi dengan dada yang kokoh. Dalam keadaan berdiri biasa, ujung sayapnya akan menggantung lebih rendah dari kedudukan ekor – ini merupakan ciri yang menonjol. Selain itu bagian muka dari kepalanya menonjol agak jauh ke depan daripada paruhnya yang pendek. Dengan dipelihara untuk keperluan pameran, maka kemampuannya untuk terbang tinggi dan jungkir balik pun hilang. Burung diternakkan dengan berbagai variasi warna.

- Birmingham Roller: dikembangkan di Birmingham (Inggris) sebagai burung yang memiliki keistimewaan terbang. Kemampuannya untuk jungkir balik dan berputar-putar di udara menjadi sasaran utama pemeliharanya. Burung ini mampu untuk jungkir balik (trumble), termasuk salto ke belakang dan berputar-putar (spin) dengan kecepatan tinggi sekali. Dan itu dilakukan mulai ketinggian yang cukup tinggi (burung mampu terbang tinggi) dan berakhir setealh berada pada ketinggian yang rendah. Kemampuan ini telahg menjadi acara pertandingan yang menarik bagi para penggemarnya. Tetapi Birmingham Roller juga menjadi burung yang dipamerkan bahkan cara-cara penilaiannya pun telah dibakukan.

- Flying Tipller: merupakan burung yang diekambangkan dari Flying Tumbler. Burung ini dipelihara karena kemampuannya terbang yang lama. Jenis yang baik akan mampu terbang terus-menerus selama 20 jam.

- Parlour Tumbler: juga disebut Ground Tumbler atau House Tumbler. Burung ini diternakkan karena kemampuannya lombat ke udara, melakukan salto sekali atau dua kali ke belakang, dan kedua kakinya hinggap kembali ke tempat semula.

Cumulet. Burung ini merupakan jenis tumbler dari Perancis yang mampu terbang tinggi dan juga merupakan salah satu nenek moyang dari jenis Racing Homer. Burung ini berbadan sedang tetapi serasi, dengan dada bidang, sayapanya panjang dan kokoh, kaki agak pendek. Umumnya warna bulu putih, dan ada yang memiliki bintik-bintik merah di kepala atau leher.

Flight. Burung ini dikembangkan di Amerika dan merupakan ras tersendiri. Dari kelompok ini ditemukan burung yang dikenal dengan nama Domestic Flight. Burung ini mampu terbang tinggi, dengan ukuran badan sedang, paruh tampak memannjang dan kepala ramping berjambul, tetapi ada pula yang tidak. Matanya putih dengan lingkaran tengah dari mata (selaput mata) bagus. Dan inilah letak rahasia kemampuannya melihat jauh saat merpati terbang tinggi.

Selain itu ada juga burung yang diberi nama Show Flight. Burung ini mempunyai badan yang lebih gemuk dan kepala lebih besar daripada jenis Domestic Flight. Burung ini diternakkan karena kemampuannya terbang tinggi dan memiliki keindahan yang dapat dijadikan sarana untuk dipamerkan. Kedua macam burung ini diternakkan dengan warna hitam, kuning, merah dan abu-abu cokelat.


 Source
Read more »